JURNALBANTEN.CO.ID, SERANG – Tim Dosen Program Studi Teknik Mesin Universitas Pamulang atau UNPAM Kampus Serang kembali mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat atau PKM.
Kegiatan yang bertajuk “Pelatihan dan Aplikasi Teknologi Tepat Guna untuk Pengolahan Hasil Pertanian Masyarakat” dari Tim Dosen Program Studi Teknik Mesin UNPAM itu telah sukses dilaksanakan di Kampung Pasirdangdor, Desa Waringin Kurung, Kabupaten Serang, pada Rabu, 29 Oktober 2025 lalu.
Ketua Pelaksana PKM dari Tim Dosen Prodi Teknik Mesin UNPAM, Muhammad Hardiman Nur Ramadhan mengatakan, kegiatan tersebut hadir sebagai respons akademisi terhadap potensi pertanian di Desa Waringin Kurung yang melimpah, namun belum diimbangi dengan proses pengolahan pasca panen yang maksimal.
Hardiman menyampaikan, fokus utama dari program pengabdian tersebut adalah memperkenalkan dan melatih masyarakat dalam menggunakan Teknologi Tepat Guna atau TTG.
Dalam pelaksanaannya, para dosen Teknik Mesin UNPAM tidak hanya memberikan teori, namun mempraktikkan langsung cara pengoperasian dan perawatan mesin-mesin pertanian sederhana.

Tim Dosen UNPAM Kampus Serang saat mendemonstrasikan penggunaan TTG untuk pertanian di salah satu lahan yang ada di Desa Waringin Kurung.
Hal itu, lanjut Hardiman, sejalan dengan tujuan utama kegiatan, yaitu meningkatkan keterampilan teknis masyarakat agar mampu mengoperasikan alat secara mandiri dan melakukan perawatan rutin atau maintenance untuk menjaga umur pakai mesin.
“Tujuan kami sangat konkret, yaitu ingin melihat adanya peningkatan nilai tambah hasil panen warga. Dengan proses pasca panen yang lebih efisien menggunakan teknologi, pendapatan petani diharapkan bisa meningkat. Lebih jauh lagi, kami berharap terbentuk kelompok masyarakat mandiri yang melek teknologi,” ujar Hardiman kepada Wartawan, Selasa, 18 November 2025.
Antusiasme warga Kampung Pasirdangdor sendiri, ucap Hardiman, terlihat sangat tinggi sepanjang kegiatan dan program yang diperkenalkan tersebut berlangsung. Warga aktif berdiskusi dan mencoba langsung alat-alat yang didemonstrasikan.
Sementara itu, Kepala Desa Waringin Kurung, Hambali, menyambut hangat kehadiran para dosen UNPAM yang telah memperkenalkan dan melatih warganya untuk menggunakan TTG dalam pertanian.
Ia mengapresiasi inisiatif akademisi yang mau turun langsung ke lapangan untuk membagikan ilmu yang bermanfaat bagi warganya.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh bapak-bapak dosen dari Teknik Mesin Unpam Serang ini. Ini adalah ilmu yang sangat dibutuhkan oleh warga kami, khususnya para petani, agar tidak tertinggal zaman dan bisa lebih produktif. Semoga sinergi ini terus berlanjut,” ungkap Hambali.
Hambali berharap, melalui kegiatan itu, Desa Waringin Kurung dapat bertransformasi menjadi desa yang lebih produktif dengan memanfaatkan teknologi sederhana namun berdaya guna tinggi, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terangkat secara signifikan. (*)
Redaksi







