Menu

Mode Gelap
Gercep, Ketua Dewan Langsung Sidak Atap Ambruk di RSUD Cilegon Musda ke VI Golkar Cilegon, Ratu Ati Kembali Pimpin Partai Beringin Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, UNPAM Perkenalkan dan Latih Masyarakat Waringin Kurung Gunakan TTG Festval Golok Day Akan Masuk Dalam Kharisma Event Nusantara 2026 Diberi Penghargaan Pendekar Muda Cilegon, Robinsar Janji Bawa Golok Day ke Level Internasional Pemkot Cilegon Siapkan 200 Orang Untuk Bekerja di Jepang pada 2027

Pendidikan

Dindikbud Cilegon Gandeng Yayasan Indonesia Setara, Beri Orang Tua Ilmu Parenting dan Hypnotherapy

badge-check


					Istri Wakil Walikota Cilegon Raras (tengah) bersama Kepala Dindikbud Kota Cilegon Heni Anita Susila (kiri) dan Direktur Eksekutif Yayasan Indonesia Setara Erna Usman (kanan) saat membuka kegiatan pelatihan parenting dan hypnotherapy kepada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Perbesar

Istri Wakil Walikota Cilegon Raras (tengah) bersama Kepala Dindikbud Kota Cilegon Heni Anita Susila (kiri) dan Direktur Eksekutif Yayasan Indonesia Setara Erna Usman (kanan) saat membuka kegiatan pelatihan parenting dan hypnotherapy kepada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus.

JURNALBANTEN.CO.ID, CILEGON – Pemkot Cilegon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Dindikbud, gandeng Yayasan Indonesia Setara untuk memberikan pelatihan ilmu parenting dan hypnotherapy kepada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus.

Hal itu sebagai upaya konkret Pemkot Cilegon melalui Dindikbud dalam membangun kolaborasi dan penguatan pendampingan terhadap anak-anak berkebutuhan khusus.

Kegiatan yang didukung oleh Yayasan Indonesia Setara itu dibuka oleh Istri Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, Nur Kusuma Ngarasti, yang diselenggarakan di Aula Setda Kota Cilegon, Kamis, 03 Juli 2025.

“Pemerintah Kota Cilegon berkomitmen untuk mewujudkan Cilegon Juare, melalui penguatan infrastruktur pendidikan dasar dan menengah yang merata, tanpa diskriminasi,” kata Istri Wakil Walikota Cilegon yang akrab disapa Raras dalam sambutannya.

Pada kesempatan itu, Raras juga menekankan terhadap orang tua yang memiliki kebutuhan khusus, untuk selalu berkolaborasi, bekerjasama, dan fokus dalam menggali potensi anak.

“Kita semua harus saling merangkul dan bekerja sama. Masa depan Indonesia ada pada anak-anak kita semua. Mari kita bantu mereka untuk percaya diri, mencapai potensi maksimal, dan hidup dengan penuh harapan,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon Heni Anita Susila menyampaikan, selain pertama kali diselenggarakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menghadirkan ruang refleksi, edukasi dan penguatan psikologis bagi orang tua dengan anak berkebutuhan khusus.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap akan lahir semangat baru dalam mendampingi dan mencintai anak-anak kita dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Dindikbud Cilegon

Pemkot Cilegon melalui Dindikbud gandeng Yayasan Indonesia Setara untuk memberikan ilmu parenting dan hypnotherapy kepada orang tua dengan anak berkebutuhan khusus.

Heni mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah mengembangkan unit layanan disabilitas Kota Cilegon yang telah melakukan assessment psikologis terhadap 195 anak berkebutuhan khusus dari total 773 anak di akhir tahun 2024 lalu.

Dimana hasil assessment tersebut, ucap Heni, telah disosialisasikan kepada para guru pendamping khusus bersama psikolog klinis dari RSUD Cilegon.

“Dari kegiatan tersebut, terungkap bahwa 95% guru pendamping masih mengalami kesulitan dalam koordinasi dengan orang tua. Kegiatan parenting ini lahir dari urgensi tersebut. Kami ingin membangun sinergi yang kuat antara guru, orang tua, dan Pemerintah dalam memberikan pendidikan yang layak dan penuh cinta kasih kepada anak-anak berkebutuhan khusus,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Yayasan Indonesia Setara Erna Usman menjelaskan bahwa yayasan yang diprakarsai oleh Sandiaga Uno sejak 15 tahun lalu ini, berkomitmen untuk menciptakan kesetaraan bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan, pemuda, dan kelompok difabel.

“Pada sektor ketenagakerjaan, ada regulasi yang menyebutkan bahwa 2% dari tenaga kerja di industri seharusnya diserap dari kelompok difabel, namun pelaksanaannya masih belum optimal. Kami hadir sebagai jembatan agar anak-anak difabel dapat memiliki keahlian dan diserap oleh dunia kerja, salah satunya melalui pelatihan digital marketing dan hard skill lainnya yang saat ini sedang kami jalankan bersama Yayasan Puspa Indah,” pungkasnya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gercep, Ketua Dewan Langsung Sidak Atap Ambruk di RSUD Cilegon

3 Desember 2025 - 18:14 WIB

Ketua DPRD Cilegon Sidak ke RSUD

Musda ke VI Golkar Cilegon, Ratu Ati Kembali Pimpin Partai Beringin

26 November 2025 - 15:46 WIB

Musda VI Golkar Cilegon

Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, UNPAM Perkenalkan dan Latih Masyarakat Waringin Kurung Gunakan TTG

18 November 2025 - 14:33 WIB

Dosen UNPAM

Festval Golok Day Akan Masuk Dalam Kharisma Event Nusantara 2026

15 November 2025 - 17:32 WIB

Wali Kota Cilegon Robinsar beserta jajaran Forkopimda dan Pejabat Pemkot Cilegon saat mengikuti Kirab Pendekar Nusantara pada Festival Golok Day 2025.

Diberi Penghargaan Pendekar Muda Cilegon, Robinsar Janji Bawa Golok Day ke Level Internasional

15 November 2025 - 14:26 WIB

Ketua IPSI Kota Cilegon Abdul Rojak berikan piagam penghargaan kepada Wali Kota Cilegon Robinsar sebagai Tokoh Pendekar Muda Cilegon pada Golok Day Award 2025.
Trending di Budaya