Menu

Mode Gelap
Gercep, Ketua Dewan Langsung Sidak Atap Ambruk di RSUD Cilegon Musda ke VI Golkar Cilegon, Ratu Ati Kembali Pimpin Partai Beringin Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, UNPAM Perkenalkan dan Latih Masyarakat Waringin Kurung Gunakan TTG Festval Golok Day Akan Masuk Dalam Kharisma Event Nusantara 2026 Diberi Penghargaan Pendekar Muda Cilegon, Robinsar Janji Bawa Golok Day ke Level Internasional Pemkot Cilegon Siapkan 200 Orang Untuk Bekerja di Jepang pada 2027

News

Hindari Defisit, Robinsar Pangkas Anggaran Pemkot Cilegon Rp120 Milar

badge-check


					Hindari Defisit, Robinsar Pangkas Anggaran Pemkot Cilegon Rp120 Milar Perbesar

JURNALBANTEN.CO.ID, CILEGON – Pemkot Cilegon akan memangkas proyeksi pendapatan dan belanja yang tidak rasional pada APBD Perubahan sebesar kurang lebih Rp120 miliar.

Pemangkasan itu dilakukan sebagai langkah antisipasi agar Pemkot Cilegon tidak kembali mengalami defisit anggaran seperti tahun sebelumnya.

Walikota Cilegon Robinsar mengatakan, sebagai kepala daerah dirinya memilih lebih rasional, mengoreksi secara lebih teliti proyeksi pendapatan agar defisit anggaran tidak terulang kembali.

“Kalau terjadi defisit, itu masyarakat yang jadi korban. Saya tidak mau honor guru ngaji, honor kader, honor RT/WR dan pembayaran pihak ketiga tidak terbayar dan menjadi hutang,” kata Robinsar, Jumat, 3 Oktober 2025.

Lebih lanjut Robinsar mengatakan, proyeksi pendapatan yang kurang rasional tidak perlu menjadi patokan jika pada akhirnya tidak tercapai dan menjadi beban APBD.

“Belanja yang tidak menyentuh kebutuhan masyarakat juga saya pangkas. Ini semua dilakukan demi tercapainya keuangan daerah yang sehat,” ujarnya.

Pemangkasan proyeksi anggaran dan belanja itu tentu saja akan mengurangi volume kegiatan, tetapi hal itu lebih baik ketimbang memaksakan sesuatu tapi hutang dan menjadi beban APBD di tahun yang akan datang.

Diketahui, pada Rancangan Perubahan APBD Tahun 2025 semula Rp2,282 triliun menjadi Rp2,175 triliun berkurang sebesar Rp107,6 miliar.

Plt Kepala Bappeda Kota Cilegon Syafrudin mengatakan, dari target rencana pengurangan belanja sekitar Rp124,5 miliar terkoreksi menjadi 107,6 miliar. Hal itu disebabkan ada beberapa belanja mandatori yang harus dipenuhi.

“Salah satunya penambahan belanja untuk program Jaminan Kesehatan UHC atau Universal Health Coverage,” kata Syafrudin.

Selain itu, Sektor Pendapatan Pajak Daerah terdapat penambahan potensi BPHTB sebesar 17 miliar.

“Karena ada penambahan potensi itu maka angka pengurangan yang sebelumnya 120-an miliar menjadi 107 miliaran,” pungkasnya. (*)

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gercep, Ketua Dewan Langsung Sidak Atap Ambruk di RSUD Cilegon

3 Desember 2025 - 18:14 WIB

Ketua DPRD Cilegon Sidak ke RSUD

Musda ke VI Golkar Cilegon, Ratu Ati Kembali Pimpin Partai Beringin

26 November 2025 - 15:46 WIB

Musda VI Golkar Cilegon

Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, UNPAM Perkenalkan dan Latih Masyarakat Waringin Kurung Gunakan TTG

18 November 2025 - 14:33 WIB

Dosen UNPAM

Festval Golok Day Akan Masuk Dalam Kharisma Event Nusantara 2026

15 November 2025 - 17:32 WIB

Wali Kota Cilegon Robinsar beserta jajaran Forkopimda dan Pejabat Pemkot Cilegon saat mengikuti Kirab Pendekar Nusantara pada Festival Golok Day 2025.

Diberi Penghargaan Pendekar Muda Cilegon, Robinsar Janji Bawa Golok Day ke Level Internasional

15 November 2025 - 14:26 WIB

Ketua IPSI Kota Cilegon Abdul Rojak berikan piagam penghargaan kepada Wali Kota Cilegon Robinsar sebagai Tokoh Pendekar Muda Cilegon pada Golok Day Award 2025.
Trending di Budaya