JURNALBANTEN.CO.ID, CILEGON – Pekan Olahraga Pelajar Daerah atau POPDA XII dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah atau PEPARPEDA IX Banten secara resmi dibuka oleh Gubernur Banten Andra Soni, yang digelar di Stadion Geger Cilegon, Kamis 11 Juni 2026.
POPDA XII dan PEPARPEDA IX Banten yang diselenggarakan di Kota Cilegon yang dibuka secara langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni tersebut dilaksanakan mulai 11-17 Juni 2026 dan diikuti oleh 2.429 atlet dari 8 kabupaten/kota di Provinsi Banten.
Pada POPDA XII Banten, sebanyak 26 cabang olahraga dipertandingkan yakni Atletik, Tenis Meja, Tenis Lapangan, Tinju, Voli Pasir, Voli Indoor, Pencak Silat, Sepak Takraw, Panahan, Bulu Tangkis, Menembak, Senam atau Gimnastik, Panjat Tebing, Sepak Bola, Bola Basket, Taekwondo, Hoki Indoor, Karate, Renang, Judo, Gulat, Catur, Dayung, Angkat Besi, Kempo dan Wushu.
26 Cabor tersebut 20 venue yang tersebar di berbagai lokasi di Kota Cilegon, di antaranya Stadion Geger Cilegon, Stadion Krakatau Steel, Lapangan Bona Karta, Dispora Park, Lapangan Tenis Krakatau Steel, GOR Asa Sport Center, GOR Galaxy, GOR YPWKS, Gedung Islamic Center, Situ Rawa Arum, Cilegon City Mall, Ramayana Cilegon, Plaza Cilegon Park, Aula DPRD Kota Cilegon, Aula Kominfo Kota Cilegon, Lapangan Futsal Legok, hingga papan panjat tebing Grup 1 Kopassus.
Pada pembukaan tersebut, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, bahwa POPDA bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih medali, melainkan sarana pembentukan karakter dan pencarian talenta olahraga masa depan Provinsi Banten.
“POPDA bukan sekadar arena kompetisi untuk meraih medali dan prestasi. Lebih dari itu, POPDA merupakan wahana pembentukan atlet talenta muda yang tangguh, disiplin, serta memiliki semangat juang yang tinggi. Bakat saja tidak cukup untuk menjadi atlet berprestasi. Diperlukan komitmen, disiplin, sportivitas, dan semangat berlatih yang kuat,” katanya.
Para atlet yang berlaga saat ini, lanjut Andra Soni, merupakan calon-calon atlet masa depan Banten yang akan dipersiapkan menghadapi berbagai ajang bergengsi, mulai dari Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2027, Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, hingga PON XXIII Tahun 2032 yang akan diselenggarakan bersama oleh Provinsi Banten dan Lampung.
Andra Soni juga mengingatkan para pendamping dan official agar menjadi teladan dalam menjunjung tinggi nilai sportivitas selama kompetisi berlangsung.
“Para official dan pembina harus memberikan contoh yang baik. Apa pun hasil pertandingan harus diterima dengan lapang dada. Prestasi olahraga dibangun melalui pembinaan berjenjang, latihan yang disiplin, kompetisi yang berkelanjutan, serta dukungan fasilitas olahraga yang memadai,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Andra Soni menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan.
“Prestasi atlet bukan hasil kerja individu semata, tetapi hasil sinergi antara atlet, pelatih, orang tua, sekolah, pengurus cabang olahraga, pemerintah daerah, dunia usaha, media massa, dan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi, saya optimistis Provinsi Banten mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.

Gubernur Banten Andra Soni di dampingi perwakilan atlet saat menyalakan obor sebagai simbolis diresmikannya pembukaan POPDA XII dan PEPARPEDA IX Banten.
Sementara itu, Wali Kota Cilegon Robinsar menyampaikan apresiasi atas ditetapkannya Provinsi Banten sebagai tuan rumah PON 2032 serta kepercayaan yang diberikan kepada Kota Cilegon sebagai tuan rumah POPDA XII dan PEPARPEDA IX Tahun 2026.
“Sebelumnya kami mengucapkan selamat kepada Bapak Gubernur dan Provinsi Banten yang telah terpilih menjadi tuan rumah PON 2032. Ini menjadi motivasi bagi adik-adik atlet yang hari ini berlaga, karena merekalah yang nantinya akan menjadi representasi Provinsi Banten di ajang nasional,” ucapnya.
Robinsar juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Cilegon untuk memberikan pelayanan terbaik selama penyelenggaraan kegiatan berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Cilegon sebagai tuan rumah. Pemerintah Kota Cilegon akan berupaya memberikan yang terbaik agar seluruh kontingen dapat bertanding dengan aman dan nyaman. Kami bersama seluruh pihak akan mengawal dan menjaga agar POPDA dan PEPARPEDA 2026 berjalan sesuai harapan,” ujarnya.
Kepada para atlet, Robinsar berpesan agar menjadikan ajang ini sebagai momentum untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Adik-adik bertanding bukan hanya untuk meraih medali, tetapi juga untuk belajar saling menghormati, saling menghargai, dan menjunjung tinggi sportivitas. Semoga dari ajang ini lahir atlet-atlet Banten yang mampu berkiprah di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Hadir dalam pembukaan POPDA XII dan PEPARPEDA IX Banten para kepala daerah se-Provinsi Banten, jajaran Forkopimda, Pengurus KONI se-Provinsi Banten, serta Pengurus NPCI se-Provinsi Banten. (*)
Redaksi








