JURNALBANTEN.CO.ID, CILEGON – Cabang olahraga atau Cabor Kempo sumbang 12 medali untuk Kota Cilegon pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah atau POPDA XII Banten 2026.
Atlet Kempo Kota Cilegon berhasil menunjukkan performa gemilang. Seluruh atlet yang turun bertanding sukses mengamankan tiket ke babak semifinal dan berhasil membawa pulang medali.
Dari 12 kelas yang dipertandingkan sejak 15-17 Juni 2026 di Aula Diskominfo Kota Cilegon, atlet Kempo asal Kota Cilegon berhasil membawa pulang medali, yakni 2 medali emas, 6 medali perak dan 4 medali perunggu.
Berdasarkan hasil pertandingan nomor Randori Perorangan, lima atlet Kota Cilegon berhasil melangkah ke semifinal.
Mereka adalah Nasywa Zahira di kelas putri 50 kilogram, Aisyarah RAtnadhilla di kelas Putri 55 kilogram, Najwa Nabila Rohmah di kelas Putri 60 kilogram, Alimil Ikhsan di kelas Putra 50 kilogram, serta Rangga Yudhistira Firdaus di kelas Putra 60 kilogram.
Selain itu, Kota Cilegon juga memastikan wakilnya tampil pada partai final nomor Embu Bergu, yang diperkuat oleh Evelyn, Nasywa Zahira, Ajijah, dan Aisyarah Ratnadhilla.
Ketua PERKEMI Kota Cilegon, I Dewa Gede Suardana, mengatakan hasil positif tersebut menjadi modal berharga bagi kontingen tuan rumah untuk meraih prestasi maksimal di POPDA XII Banten 2026.
Dewa menjelaskan keberhasilan para atlet tidak lepas dari kerja keras dan disiplin selama menjalankan program latihan yang telah dipersiapkan jauh sebelum POPDA berlangsung.
“Terutama atlet yang mau bekerja keras untuk berlatih dengan sungguh-sungguh. Mudah-mudahan diberikan hasil yang terbaik,” katanya.
Meski seluruh atlet di seluruh kelas pertandingan berhasil membawa pulang medali, Dewa menilai masih ada sejumlah aspek yang harus terus ditingkatkan, terutama dari sisi teknik bertanding.
Menurutnya, sebagian besar atlet yang berlaga saat ini merupakan pelajar yang baru menjalani pembinaan intensif dalam dua tahun terakhir.
“Dari masing-masing petarung, kemungkinan karena memang mereka baru berlatih. Kami masih terus meningkatkan teknik. Karena ini pelajar, mereka baru berlatih maksimal dua tahun. Mudah-mudahan ke depannya mereka lebih siap lagi,” pungkasnya. (Adv)
Redaksi








