Menu

Mode Gelap
Robinsar Harap Rakernas dan Rapimnas SOKSI Jadi Momentum Kebangkitan Kader Golkar di Daerah Ketua Dewan Soroti Lemahnya Sistem Monitoring Udara dan Tingginya Kasus ISPA di Kota Cilegon Gelar Buka Puasa Bersama Warga, Momentum Fachri Serap Aspirasi Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan Pada Kamis 19 Februari 2026 KNPI Nilai Satu Tahun Kepemimpinan Robinsar-Fajar Banyak Bawa Perubahan Positif Untuk Kota Cilegon Golkar Cilegon Bantu 1 Ton Beras dan Mie Instan Untuk Korban Banjir, Ratu Ati Minta Kader Terjun

Olahraga

KONI Pusat Dorong Shorinji Kempo Terapkan Penjurian Digital

badge-check


					Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman saat menggelar konferensi pers pada PON Beladiri di Kudus, Jawa Tengah. Perbesar

Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman saat menggelar konferensi pers pada PON Beladiri di Kudus, Jawa Tengah.

JURNALBANTEN.CO.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat mendorong penjurian pertandingan Cabang Olahraga Shorinji Kempo menerapkan digitalisasi untuk memenuhi rasa keadilan, obyektifitas hasil pertandingan dan keselamatan atlet.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman pada forum konferensi pers di Media Centre PON Bela Diri II 2025 GOR Djarum Foundation di Kudus, Jawa Tengah, Selasa (21/10) kemarin.

“Untuk saat ini penjurian pertandingan cabang olahraga beladiri terbaik dan aman adalah Taekwondo. Taekwondo sudah digitalisasi. Kita kan harus berbenah ke arah yang lebih baik,” kata Ketua Umum KONI Pusat melalui siaran pers, Rabu, 22 Oktober 2025.

Oleh karena itu, Marciano berharap ke depan penjurian Shorinji Kempo, Tarung Derajat dan cabor beladiri lainnya menerapkan digitalisasi.

Penerapan digitalisasi menjamin rasa keadilan serta obyektifitas pada hasil pertandingan dan keselamatan atlet.

Apa lagi, lanjut Marciano, jika cabang olahraga tersebut bercita-cita masuk Olimpiade maka tidak ada pilihan, kecuali bertransformasi di era digital.

“Kalau masih terus menggunakan penilaian manual berarti mempertahankan ketertinggalan di era modernisasi, padahal olahraga juga perlu transformasi,” ujar Marciano.

Hal senada dikatakan Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno. Ia mengajak cabang olahraga Shorinji Kempo, Tarung Derajat dan lainnya untuk berubah.

“Kami selalu terlibat diskusi di lapangan maupun forum tertentu yang pada prinsipnya untuk perubahan lebih baik di masa mendatang,” kata Suwarno.

Banyak hal yang perlu dikoreksi dari sistem pertandingan maupun penjurian untuk memenuhi rasa keadilan.

Ia memberi contoh penentuan pemenang melalui perpanjangan waktu dengan konsep siapa yang mencetak poin lebih dulu maka itulah pemenang. (*)

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar

  1. 🔥🍑 Dating for sex. Join 💥▶ yandex.com/poll/43o224okZdReGRb1Q8PXXJ?hs=1e1989f515afecd3997ded84aaaa4be9& Bug Report № IVLZ7764154 🔥🍑

    9hkrve

  2. 🍯 pending message open? linkparterg.cc/?u=w244y2&o=v264&utm=rnd?hs=1e1989f515afecd3997ded84aaaa4be9& 🍯

    332j61

semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Robinsar Harap Rakernas dan Rapimnas SOKSI Jadi Momentum Kebangkitan Kader Golkar di Daerah

16 Mei 2026 - 23:56 WIB

SOKSI Banten

Ketua Dewan Soroti Lemahnya Sistem Monitoring Udara dan Tingginya Kasus ISPA di Kota Cilegon

12 Mei 2026 - 13:24 WIB

Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khairul Ikhwan

Gelar Buka Puasa Bersama Warga, Momentum Fachri Serap Aspirasi

17 Maret 2026 - 14:52 WIB

Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan Pada Kamis 19 Februari 2026

17 Februari 2026 - 21:03 WIB

Sidang Isbat Kemenag, penentuan awal Ramadhan 2026

KNPI Nilai Satu Tahun Kepemimpinan Robinsar-Fajar Banyak Bawa Perubahan Positif Untuk Kota Cilegon

15 Februari 2026 - 21:03 WIB

KNPI Kota Cilegon
Trending di Headline