Menu

Mode Gelap
Idul Adha, Golkar Cilegon Potong 6 Ekor Sapi Untuk Qurban Cilegon Perkenalkan Logo dan Maskot Raksa Pada Kick Off POPDA dan PEPARPEDA Banten 2026 Robinsar Harap Rakernas dan Rapimnas SOKSI Jadi Momentum Kebangkitan Kader Golkar di Daerah Ketua Dewan Soroti Lemahnya Sistem Monitoring Udara dan Tingginya Kasus ISPA di Kota Cilegon Gelar Buka Puasa Bersama Warga, Momentum Fachri Serap Aspirasi Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan Pada Kamis 19 Februari 2026

News

Pemkot Cilegon Siapkan 200 Orang Untuk Bekerja di Jepang pada 2027

badge-check


					Pemkot Cilegon Siapkan 200 Orang Untuk Bekerja di Jepang pada 2027 Perbesar

JURNALBANTEN.CO.ID, CILEGON – Pemkot Cilegon siapkan sebanyak 200 orang tenaga kerja terbaik untuk bekerja di Hokkaido, Jepang pada tahun 2027 mendatang.

Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo mengatakan, sebanyak 200 tenaga kerja dengan keterampilan khusus nantinya akan disiapkan untuk bekerja di Hokkaido Jepang pada 2027 mendatang.

Hal itu disampaikannya usai melakukan pertemuan dan diskusi dengan perusahaan asal Jepang PT Kyotsu dalam kunjungan keduanya yang berlangsung di LPK Wahana Danau Indah, Jum’at 14 November 2025.

Fajar menjelaskan jika peluang kerja yang tersedia tidak menuntut pada kemampuan bahasa saja, melainkan keterampilan khusus seperti pengemudi dan pekerja gudang.

Selain itu, Fajar juga menegaskan terdapat sejumlah standar teknis yang wajib dipenuhi oleh calon tenaga kerja.

“Kita ditantang untuk menyiapkan 200 orang pada 2027 tapi SSW (Specified Skilled Worker) atau Pekerja Terampil Khusus seperti supir, pekerja gudang dan lainnya. Ada standar teknisnya juga, misalnya supir itu ada proses peralihan SIM dari Indonesia ke SIM Jepang dengan waktu 6 bulan,” ujarnya.

Fajar juga menyampaikan, tak hanya pengemudi, hal yang sama juga berlaku bagi sektor pekerjaan gudang, di mana perusahaan di Jepang telah menetapkan persyaratan kompetensi serta kemampuan bahasa Jepang level N4 sebagai standar minimum.

“Ada tes tulisnya juga dan kalau untuk pekerja gudang dari perusahaan diminta minimal para calon pekerja bisa menguasai N4,” ucapnya.

Untuk mendukung program tersebut, Fajar mengungkapkan bahwa Pemkot Cilegon berencana menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan asal Jepang yang beroperasi di Kota Cilegon untuk memperkuat fasilitas pelatihan bagi calon tenaga kerja.

“Kita ingin membangun kerja sama dengan industri-industri Jepang di Kota Cilegon, seperti yang dilakukan POSCO, agar dapat memfasilitasi pelatihan bahasa Jepang bagi calon tenaga kerja. Intinya, kita akan mempersiapkan yang terbaik untuk calon tenaga kerja yang ingin bekerja di Jepang,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Representatif PT. Kyotsu, Toshimasa Nagahara menyampaikan bahwa pihaknya akan memprioritaskan tenaga kerja asal Cilegon dalam proses rekruitmen.

Ia menegaskan bahwa kuota 200 tenaga kerja pada tahap awal tersebut akan diutamakan untuk warga Cilegon sebelum dibuka bagi daerah lain di Indonesia, khususnya Provinsi Banten.

“Yang akan kita utamakan itu dari Cilegon dulu. Jika kuota belum terpenuhi, barulah kita kembangkan ke wilayah Indonesia lainnya. Tetapi prioritas utama tetap dari Cilegon,” ujarnya.

Lebih lanjut, Toshimasa menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga kerja tidak hanya berasal dari perusahaan Kyotsu, melainkan juga dari perusahaan-perusahaan rekanan yang bergerak di bidang logistik.

Menurutnya, banyak perusahaan mitra yang membutuhkan tambahan SDM untuk mendukung operasional di Jepang.

“Untuk langkah awal, kami akan membantu menyebarkan SDM dari Indonesia di Provinsi Hokkaido. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat dibantu untuk mendapatkan SDM terbaik dari Indonesia, khususnya dari Cilegon,” katanya.

Terkait kebutuhan Tenaga kerja, Toshimasa menuturkan bahwa posisi yang paling dibutuhkan perusahaan yaitu pengemudi truk atau tenaga logistik.

Ia menegaskan bahwa tidak dibutuhkan keterampilan khusus, namun kemampuan bekerja dengan aman dan memastikan barang terkirim selamat menjadi prioritas utama.

“Yang paling dibutuhkan adalah truck driver. Kami membutuhkan pengemudi yang mampu mengemudikan kendaraan secara aman dan memastikan barang kiriman sampai ke pelanggan dengan selamat serta kualitas tetap terjaga sebab Keamanan adalah hal yang paling utama,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu Murid LPK yang berasal dari Kecamatan Jombang Reza Apriliani merasa bersyukur atas inisiasi Wakil Wali Kota Cilegon menghadirkan Perusahaan Jepang ke LPK Wahana Danau Indah.

“Kami dari anak, dari murid maupun dari pihak LPK sangat senang dengan kehadiran Pa Wakil yang sudah memfasilitasi kehadiran Perusahaan Jepang, karena ini sebagai bentuk kepedulian dari pihak Cilegon terhadap masyarakatnya dan kami sangat mengapresiasi untuk kedatangan dari pihak Cilegon ke sini,” pungkasnya. (*)

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Idul Adha, Golkar Cilegon Potong 6 Ekor Sapi Untuk Qurban

28 Mei 2026 - 11:35 WIB

Plt Ketua DPD Partai Golkar Cilegon Ratu Amalia Hayani

Cilegon Perkenalkan Logo dan Maskot Raksa Pada Kick Off POPDA dan PEPARPEDA Banten 2026

24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Robinsar Harap Rakernas dan Rapimnas SOKSI Jadi Momentum Kebangkitan Kader Golkar di Daerah

16 Mei 2026 - 23:56 WIB

SOKSI Banten

Ketua Dewan Soroti Lemahnya Sistem Monitoring Udara dan Tingginya Kasus ISPA di Kota Cilegon

12 Mei 2026 - 13:24 WIB

Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khairul Ikhwan

Gelar Buka Puasa Bersama Warga, Momentum Fachri Serap Aspirasi

17 Maret 2026 - 14:52 WIB

Trending di Headline