Menu

Mode Gelap
Idul Adha, Golkar Cilegon Potong 6 Ekor Sapi Untuk Qurban Cilegon Perkenalkan Logo dan Maskot Raksa Pada Kick Off POPDA dan PEPARPEDA Banten 2026 Robinsar Harap Rakernas dan Rapimnas SOKSI Jadi Momentum Kebangkitan Kader Golkar di Daerah Ketua Dewan Soroti Lemahnya Sistem Monitoring Udara dan Tingginya Kasus ISPA di Kota Cilegon Gelar Buka Puasa Bersama Warga, Momentum Fachri Serap Aspirasi Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan Pada Kamis 19 Februari 2026

Kesehatan

Peringati HKN ke 61, Pemkot Cilegon Fokuskan Percepatan Penurunan Stunting

badge-check


					Plt Sekda Kota Cilegon Ahmad Azis Setia Ade Putra saat memberikan bantuan kepada masyarakat dalam percepatan penurunan stunting dalam peringatan HKN. Perbesar

Plt Sekda Kota Cilegon Ahmad Azis Setia Ade Putra saat memberikan bantuan kepada masyarakat dalam percepatan penurunan stunting dalam peringatan HKN.

JURNALBANTEN.CO.ID, CILEGON – Percepatan penurunan stunting menjadi salah satu program Pemkot Cilegon dalam bidang Kesehatan. Hal itu terungkap dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional atau HKN.

Pemkot Cilegon melalui Dinas Kesehatan Kota Cilegon menggelar Gebyar HKN ke-61 tingkat Kota Cilegon di halaman Rumah Dinas Wali Kota, Kamis, 4 Desember 2025.

Plt. Sekretaris Daerah atau Sekda Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan HKN menjadi momentum untuk memperkuat sistem kesehatan, meningkatkan kualitas layanan, dan membangun perilaku hidup sehat.

“Salah satu fokus besar yang harus kita perjuangkan adalah percepatan penurunan stunting,” katanya.

Aziz menjelaskan, sejumlah faktor yang mempengaruhi status stunting di Kota Cilegon, mulai dari asupan makanan bergizi, pola asuh yang belum tepat, hingga kondisi sosial ekonomi keluarga.

“Harapan kita, perubahan perilaku masyarakat dapat terwujud melalui pemahaman yang semakin baik terhadap pencegahan stunting,” jelasnya.

Aziz turut mengapresiasi dedikasi seluruh tenaga kesehatan dan mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.

“Percepatan penurunan stunting membutuhkan kerja besar dan kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon Ratih Purnamasari, ia kembali menekankan bahwa stunting masih menjadi beban besar tenaga kesehatan dan perlu dikendalikan secara kolektif.

“Stunting adalah gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Untuk mengatasinya dibutuhkan intervensi spesifik dan sensitif, selain itu rendahnya partisipasi balita ke posyandu yang masih di bawah 80 persen, asupan gizi, pola asuh, penyakit penyerta, serta kondisi sosial ekonomi menjadi tantangan utama dalam percepatan penurunan stunting,” tuturnya.

Ratih memaparkan bahwa kampanye edukasi pencegahan stunting bertujuan mendorong perubahan perilaku dan memasyarakatkan praktik baik.

“Tema HKN ke-61, Generasi Sehat, Masa Depan Hebat, menegaskan bahwa generasi bebas stunting adalah fondasi generasi yang kuat dan berdaya saing. Pada kegiatan ini turut dilaksanakan tes tuberkulin, skrining TBC pada balita, donor darah, serta pemeriksaan kesehatan gratis,” ungkapnya. (*)

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Idul Adha, Golkar Cilegon Potong 6 Ekor Sapi Untuk Qurban

28 Mei 2026 - 11:35 WIB

Plt Ketua DPD Partai Golkar Cilegon Ratu Amalia Hayani

Cilegon Perkenalkan Logo dan Maskot Raksa Pada Kick Off POPDA dan PEPARPEDA Banten 2026

24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Robinsar Harap Rakernas dan Rapimnas SOKSI Jadi Momentum Kebangkitan Kader Golkar di Daerah

16 Mei 2026 - 23:56 WIB

SOKSI Banten

Ketua Dewan Soroti Lemahnya Sistem Monitoring Udara dan Tingginya Kasus ISPA di Kota Cilegon

12 Mei 2026 - 13:24 WIB

Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khairul Ikhwan

Gelar Buka Puasa Bersama Warga, Momentum Fachri Serap Aspirasi

17 Maret 2026 - 14:52 WIB

Trending di Headline