JURNALBANTEN.CO.ID, CILEGON – DPRD Kota Cilegon bersama Pemkot gelar rapat kerja untuk membahas Rencana Kerja dan Anggaran atau RKA pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD Perubahan tahun anggaran 2026 di Aula DPRD Kota Cilegon, Senin, 14 September 2026.
Rapat kerja Komisi DPRD Kota Cilegon bersama mitra Organisasi Perangkat Daerah atau OPD tersebut untuk memastikan program dan kegiatan yang tercantum dalam RKA APBD Perubahan 2026 sesuai dengan prioritas pembangunan dan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ichwan mengatakan, pembahasan RKA APBD Perubahan harus dilakukan secara cermat dan realistis. Hal tersebut mengingat waktu efektif pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 yang semakin terbatas.
“Kita menyadari bahwa waktu efektif di dalam pelaksanaan APBD Tahun 2026 sangat terbatas. Kondisi ini menuntut kita, baik legislatif maupun eksekutif, agar semakin cermat dan realistis di dalam menyusun program, khususnya di tahun 2026,” katanya.
Rizki juga menyampaikan, pembahasan bersama mitra OPD menjadi momentum penting bagi DPRD untuk mencermati berbagai program dan kebutuhan anggaran yang akan dilaksanakan pada sisa tahun anggaran 2026.
“Dan tentunya, ada beberapa hal penting yang akan dipaparkan oleh masing-masing komisi, baik dari Komisi I hingga Komisi III tentang mitra kerjanya masing-masing. Kami mengajak agar bisa dilakukan pembahasan strategis,” ujar Politisi Partai Golkar.
Rizki menuturkan, DPRD juga mendorong agar berbagai usulan yang berkaitan dengan kebutuhan prioritas masyarakat dapat menjadi bagian dari pembahasan anggaran perubahan tahun 2026.
“Setiap usulan terkait kebutuhan prioritas masyarakat Kota Cilegon ini bisa masuk di dalam agenda-agenda khusus mengenai anggaran perubahan 2026,” tuturnya.
Rizki berharap, rapat kerja DPRD bersama mitra OPD dapat menghasilkan kesepakatan anggaran yang mampu menjawab target pembangunan Kota Cilegon dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga dari rapat ini mampu menjawab target pembangunan Kota Cilegon. Anggaran yang ada agar diselaraskan dengan program-program prioritas Pemerintah Kota Cilegon dan juga bisa bermanfaat untuk masyarakat Cilegon,” ucapnya.
Dalam pembahasan tersebut, DPRD juga memberikan perhatian terhadap kondisi pendapatan daerah sebagai salah satu dasar dalam menentukan kemampuan belanja pemerintah daerah.
Rizki mengajak seluruh anggota DPRD untuk bersama-sama mencari solusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga kapasitas anggaran yang tersedia dapat semakin optimal untuk membiayai kebutuhan masyarakat.
“Saya mengajak kepada anggota DPRD Kota Cilegon, terutama dalam solusi PAD ini sehingga menghasilkan anggaran yang bisa bermanfaat umum untuk masyarakat Kota Cilegon,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan rapat kerja komisi bersama mitra OPD tersebut. Menurutnya, pembahasan RKA APBD Perubahan memiliki peran strategis untuk menyempurnakan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pemerintah daerah.
“RKA merupakan dokumen perencanaan dan penganggaran yang memiliki peranan sangat penting dan strategis sebagai bagian dari APBD untuk mengetahui sejauh mana program kegiatan yang akan dilakukan,” katanya.
Aziz berharap, pembahasan antara DPRD dan OPD dapat semakin menyempurnakan RKA APBD Perubahan 2026 sekaligus memperkuat sinergitas antara legislatif dan eksekutif dalam menjalankan pembangunan daerah.
“Kami ucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota Komisi atas kesempatan pemaparan RKA Perubahan Tahun Anggaran 2026 ini. Semoga pembahasan rapat kerja komisi dengan mitra OPD ini dapat lebih menyempurnakan RKA tersebut,” pungkasnya. (ADV)











