JURNALBANTEN.CO.ID – Sekretaris DEPIDAR Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia atau SOKSI Banten, Badrussalam meminta publik untuk dapat lebih bijak menanggapi dan menyaring segala informasi yang belum jelas kebenarannya.
Hal itu disampaikan Badrussalam menanggapi pemberitaan dari salah satu media yang menyebutkan adanya isu dugaan keterlibatan Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun terkait dengan pita cukai rokok.
Badrussalam mengatakan, isu yang menyeret nama Politisi Golkar Mukhamad Misbakhun yang juga Ketua Umum Depinas SOKSI tersebut, hingga saat ini tidak dapat dibuktikan secara jelas dan gambalang.
“Saya rasa masyarakat saat ini sudah lebih cerdas lah menanggapi isu seperti itu, kan sampai sekarang tidak ada bukti juga,” katanya.
Namun demikian, Badrussalam secara tegas meminta kepada pihak-pihak yang menyebarkan isu terkait dugaan pita cukai rokok tersebut untuk dapat lebih bijak dalam memberikan informasi kepada publik.
Seharusnya, lanjut Badrussalam, pihak yang akan menyebarkan informasi tersebut harus melakukan konfirmasi dan klarifikasi terhadap pihak terkait.
“Seharusnya kan kalau belum dapat bukti yang jelas dan belum tentu kebenarannya, baiknya tidak disebarkan ke publik, karena akhirnya itu jadi isu liar yang tidak baik untuk pihak lain, terutama dalam hal ini Pak Misbakhun,” ujarnya.
Sebagai Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan, Badrussalam juga menyebutkan, dirinya sangat menghargai dan menghormati kebebasan pers dalam memberitakan dan menyebarkan informasi.
Akan tetapi, Badrussalam juga menyoroti terkait dengan keberimbangan dalam berita yang menyangkut dengan hak seseorang untuk memberikan klarifikasi atas dugaan yang dituduhkan.
“Kan tetap harus berimbang juga namanya pemberitaan itu, engga boleh satu pihak ini dirugikan karena tidak di konfirmasi dan diminta klarifikasinya,” tuturnya.
Untuk itu, Badrussalam secara tegas meminta agar masyarakat juga bijak terhadap sumber berita yang menyebarkan informasi yang berlum tentu kebenarannya.
“Saya yakin Pak Misbakhun itu orangnya terbuka kalau diminta konfirmasi. Jadi yah saya rasa isu yang saat ini disebar itu sangat merugikan bagi pihak Pak Misbakhun,” pungkasnya. (*)
Redaksi











