JURNALBANTEN.CO.ID, CILEGON – Pemkot Cilegon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan gelar pasar murah sembako ke sejumlah titik di Kota Cilegon.
Pasar murah sembako tersebut akan keliling ke sejumlah lokasi tertentu yang dijadwalkan secara bergiliran ke seluruh kelurahan.
Pada pasar murah yang digalakkan Pemkot Cilegon melalui Disperindag tersebut menawarkan sembako berupa beras, minyak, telur, bawang, cabai, tepung serta paketan sembako murah.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Cilegon Fitriadi Achmad mengatakan, saat ini sudah 12 kelurahan yang dikunjungi oleh pasar murah untuk dijual kepada masyarakat sesuai harga eceran tertinggi atau HET.
“Targetnya itu di 43 kelurahan pasti kita laksanakan operasi pasar, sampai sekarang sudah ada 12 kelurahan,” kata Anggi, sapaan akrab Fitriadi kepada wartawan usai gelar pasar murah di Kelurahan Cikerai, Rabu, 3 September 2025.
Anggi menyampaikan, pihaknya saat ini telah melaksanakan operasi pasar sebanyak 2 kali dalam satu pekan. Dimana operasi pasar tersebut akan dilaksanakan sampai dengan Desember mendatang.
“Operasi pasar murah, minggu ini dua, minggu kemarin dua, hari ini di Pasar Cikerai, besok di Kelurahan Tamansari Merak,” ujarnya.
Anggi mengungkapkan, untuk menyediakan sembako tersebut Disperindag telah bekerjasama dengan Jawara Pangan, ABM, dan Fress mart.
“Ini binaan dari BI, jawara pangan ini membawa holtikultura seperti cabe, bawang, telor, jadi Alhamdulillah jadi rame. Terus juga dari ABM (Argo Bisnis Mendukung dari jawara food mandiri) membawa minyak dan membawa beberapa paket,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Koperasi Kelurahan Cikerai Maftuhi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi adanya pasar murah di wilayahnya. Ia berharap kegiatan operasi pasar itu terus berlanjut agar ekonomi warga meningkat.
“Harapan kami kegiatan ini terus berlanjut sehingga pasar hidup kembali, aktivitas jual beli lancar, dan perekonomian masyarakat meningkat,” ujar Maftuhi.
Ketua Paguyuban Pasar Cikerai Humaidi menyebut, sebelum ada kegiatan pasar murah, Pasar Cikerai yang sempat lama vakum kini kembali bergairah dengan menghadirkan enam pedagang hasil kolaborasi.
Menurutnya, Pasar Cikerai ditargetkan solid, sejahtera, mandiri, dan kolaborasi bersama Koperasi Merah Putih memperkuat pedagang serta menciptakan pasar nyaman.
Selain itu, strategi menghidupkan pasar dilakukan dengan mengajak pedagang Pasar Kranggot dan Pasar Kelapa yang terbiasa menjual grosir lebih murah.
“Kami memberi peluang pedagang dari sana berjualan di Pasar Cikerai, sekaligus memprioritaskan pedagang lokal Cikerai,” kata Humaidi.
Diharapkan, kegiatan pasar murah itu dapat terus mendongkrak dan menmbangkitkan perekonomian warga sekitar melalui sinergi pemerintah, koperasi, paguyuban, serta pedagang sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat. (*)
Redaksi










